Kemegahan masjid agung jawa tengah (sumber :instagram/wimardy)

Masjid agung jawa tengah merupakan ikon wisata religi terluas di jawa tengah. Selain sebagai sarana ibadah untuk umat muslim jawa tengah, Masjid yang punya luas 119 Ha juga sering dikunjungi sebagai sarana wisata religi dari luar kota. 

Masjid yang merupakan bangunan diatas tanah wakaf ki ageng pandanaran ini punya keunikan dibanding masjid agung lainnya.

Masjid yang bisa menampung 6000 jamaah untuk ruangan utamanya dan bagian teras masjid bisa menampung hingga 10 ribu jamaah. 

I. Sejarah dibangunnya masjid agung jawa tengah (MAJT) 

Masjid agung jawa tengah tampak atas (Sumber :instagram/kakilimasemarang)

Masjid agung jawa tengah direncanakan sejak 6 juni 2001 ketika gubernur jawa tengah saat itu membentuk badan koordinasi pembangunan masjid agung jawa tengah. 

Tugas dari badan tersebut untuk mencari solusi berbagai kendala pembebasan lahan, tukar guling tanah wakaf hingga mekanisme anggaran untuk pembangunan Masjid agung jawa tengah (MAJT)

Setelah semua kendala dapat dituntaskan maka pembangunan masjid tersebut dimulai tanggal 6 september 2002 yang dilakukan tiang pancang perdana oleh menteri agama saat itu KH Said Agil Husen Al munawar bersama KH MA Sahal Mahfudz didampingi gubernur jateng saat itu H mardiyanto.

Pada saat itu juga dihadiri para duta besar negara sahabat seperti dubes arab saudi, uni emirat arab, quwait, qatar ,mesir hingga palestina. Dengan hadirnya para duta besar negara sahabat merupakan sebuah dukungan dibangunnya masjid agung terbesar dan terluas di jateng. 

Masjid agung jawa tengah dituntaskan kurang lebih 4 tahun dengan diresmikan 14 november 2006 oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat itu. 

Masjid agung jawa tengah merupakan kreasi akulturasi budaya dari 3 unsur peradaban yaitu arsitektur jawa, arab dan yunani. Dengan arsitek bernama Ahmad fanani dari PT Atelier enam jakarta yang telah memenangkan sayembara pembangunan MAJT. 

II. Keunikan Masjid Agung Jawa Tengah 

Masjid agung jawa tengah yang biasanya untuk tempat ibadah umat islam di semarang ternyata juga dijadikan sarana wisata religi bagi masyarakat luar semarang untuk berkunjung ke MAJT. 

Keunikan masjid agung  membuat orang penasaran untuk melihat dari dekat masjid yang memiliki arsitektur unik tersebut. Berbagai rombongan bis dari luar Kota bahkan luar jawa berkunjung sebagai satu paket wisata yang berada di semarang. 

Ada delapan keunikan yang bikin penasaran untuk berwisata religi di masjid agung jawa tengah. Berikut detail ulasan tentang berbagai keunikan yang menjadi cirikhas utama masjid agung jawa tengah.

II. 1.Bangunan masjid dengan arsitektur jawa,arab dan yunani

Keindahan masjid agung jawa tengah diwaktu malam (Sumber :instagram/photo_ngawur)

Masjid agung yang letaknya di jalan gayamsari semarang ini merupakan bangunan masjid yang memiliki arsitektur perpaduan budaya antar peradaban. 

Arsitektur yang dikreasikan ahmad fanani ini merupakan perpaduan arsitektur jawa lewat pembangunan ruang utama bernuansa joglo kayak masjid agung demak. 

Dan bernuansa arab dimana payung elektriknya yang berada di plaza masjid meniru kayak di masjid nabawi. 

Sedangkan pilar pilar yang terdiri dari 25 pilar pada gerbang utama plaza masjid lebih menonjolkan nuansa yunani kuno. 

Hal itulah yang bikin penasaran para wisatawan religi serasa kurang afdol kalau berkunjung ke semarang belum mengunjungi masjid terbesar di semarang tersebut. 

II. 2. Payung elektrik MAJT meniru yang berada di masjid nabawi

Payung elektrik masjid agung jawa tengah (sumber :instagram/kakilimasemarang)

Payung elektrik masjid agung jawa tengah meniru kayak masjid nabawi yang di arab yang hanya ada di masjid agung jawa tengah. 

Biasanya payung elektrik akan dibuka untuk keperluan penambahan kapasitas jamaah saat ruang utama penuh. 

Payung elektrik yang berada di plaza masjid tersebut hanya dibuka pada momen jumatan, shalat idul fitri dan shalat idul adha. Payung tersebut berfungsi sebagai peneduh bagi jamaah yang sholat di plaza masjid. 

Area plaza masjid bisa menampung 10 ribu jamaah. Payung elektrik terdiri dari 6 buah dengan tinggi tiang 20 meter dan bentangan payung 14 meter serta punya kekuatan menahan angin hingga 200 knot. 

II.3. Bangunan Utama MAJT

Ruang utama masjid agung jawa tengah (Sumber :instagram/muhammadraihan25)

Ruang utama MAJT terdiri dari dua lantai dimana biasanya bagian bawah untuk jamaah laki laki sedangkan di lantai dua untuk jamaah perempuan. 

Dalam ruang utama masjid tersebut bisa menampung hingga 6 ribu jamaah secara keseluruhan

Ruang utama berbentuk kubah lingkaran yang bentuknya megah dengan diameter lingkaran 20 meter. Ruang utama biasanya untuk sholat jamaah lima waktu yang berkunjung ke MAJT. 

II. 4. Bedug Hijau di ruang utama MAJT

Ruang sholat Masjid agung jawa tengah (Sumber :instagram/semarang)

Masjid agung jawa tengah memiliki cirikhas bedug hijau beserta kentungannya. Bedug yang merupakan sebagai penanda waktu sholat selalu dibunyikan saat waktunya tiba. 

Bedug hijau terbuat dari kayu waru ukuran 3x2 meter. Bedug hijau tersebut merupakan karya dari ahmad sobri pengrajin bedug jawa tengah. 

II. 5. Gerbang Masjid Agung Jawa Tengah bernuansa peradaban yunani

Gerbang al qanathir al yunani MAJT (Sumber :instagram /rifai_zebi)

Gerbang menuju plaza masjid tersebut dirancang bernuansa yunani dengan 25 pilar kokoh yang memiliki makna 25 nabi dalam islam. 

Diatas gerbang tertulis tulisan arab yang bikin cantik keindahan gerbang menuju plaza masjid. 

Biasanya para wisatawan sering mengabadikan gerbang tersebut sebagai tempat spot photo menarik yang seolah olah menjelajahi nuansa yunani kuno yang penuh pilar kokoh menjulang. 

II. 6.Menara Asmaul husna di MAJT

Menara asmaul husna MAJT (sumber :instagram/radenhakh)

Masjid agung jawa tengah memiliki menara setinggi 99 meter yang diberi nama menara asmaul husna. 

Menara tersebut memiliki 18 lantai dimana pengunjung bisa merasakan sensasi makan di restoran menara sambil melihat pemandangan semarang nan jauh. 

Resto yang bisa berputar 360 derajat merupakan sensasi tersendiri bagi pengunjung yang naik ke menara masjid. 

II. 7. Tempat museum mushaf al qur an terbesar di indonesia

Gedung utama masjid agung jawa tengah (Sumber :instagram/ muhammadbinayup) 

Masjid agung jawa tengah juga terdapat museum alquran terbesar di indonesia yang merupakan karya anak bangsa dengan ditulis tangan. 

Museum mushaf al quran terbesar terdapat di gedung menara lantai dua. Mushaf al akbar ini ditulis tangan oleh H Hayatudin dimana ukuran mushaf al qur'an tersebut sebesar 145 x 95 meter.

II. 8. Teropong Bosca di puncak menara asmaul husna MAJT  

Teropong BOSCA di menara asmaul husna MAJT (Sumber: instagram/unsyarifa)

Teropong BOSCA juga ada di masjid agung jawa tengah. Posisi teropong terdapat di puncak menara asmaul husna yang berada di ketinggian 99 meter. 

Terdapat 5 teropong di puncak menara yang biasanya dimanfaatkan pengunjung untuk melihat keindahan kota semarang dari ketinggian. 

Teropong BOSCA juga digunakan sebagai penanda rukyah alias melihat matahari sebagai penentu awal puasa dan lebaran. 

Teropong BOSCA dimanfaatkan pertama kali untuk penanda rukyah pada 1427 H sebagai penanda untuk info jateng dan sekitarnya yang selanjutnya sebagai laporan ke pusat untuk diambil keputusannya sebagai penanda awal ramadhan dan hari raya idul fitri. 

Demikian gambaran tentang berbagai cirikhas masjid agung jawa tengah, semoga bermanfaat sebagai penambah wawasan tentang masjid tersebut sebagai panduan berkunjumg ke MAJT.